Membenci Pekerjaan

Membenci pekerjaan?? Mungkin itulah yang sampai sekarang masih terngiang di telinga saya. Yach kata kata itu memang dilontarkan oleh rekan / teman saya sekantor, sedivisi, sedepartement apalah anda menyebutnya, mungkin yang paling gampang, teman sebelah meja saya duduk. Pagi itu entah darimana datangnya dia berkomentar, “Bencilah pekerjaanmu, maka mejamu akan bersih dari pekerjaan” , saya timpali dengan beberapa guyon dan candaan khas Suroboyoan *yach.. kadang misuh misuh jika dalam konteks yang benar (misuh benar atau tidak itu menurut saya lho, bukan menurut anda jadi jangan protes!) itu merupakan bentuk hubungan antara teman yang sangat akrab…. – bukan homo tentunya –

Tanpa aba-aba kemudian dia betutur sekaligus berfilsafat dan mendongeng! Ehm… untuk sebuah pidato pagi hari yang gak jelas dan lumayan bikin kuping saya panas sebaiknya saya Quote saja, siapa tahu masuk Quote Of The Day

Jangan pernah sekalipun mencintai pekerjaan anda, bencilah mereka! Dengan membenci mereka tentunya anda malas melihat mereka ada di depan meja anda maupun dalam pikiran anda.

Nach jika anda sudah membencinya, lantas anda ingin mengenyahkannya kan? Nach jika cara anda mengeyahkannya itu benar maka energi anda akan berubah menjadi energi positif dan tepat guna *sampai sini ini saya kurang lebihnya agak jengkel, dasar tukang ngelantur, makan apa toh dia pagi ini* , cara mengenyahkan pekerjaan itu adalah kerjakan secepatnya dengan teliti, masalah benar atau tidak itu urusan belakang, yang penting teliti dan cepat! Percaya sama saya maka anda minimal akan terbebas dari pekerjaan yang ada di hadapan anda.

Setelah dia selesai memberikan Motivasi semprulnya di pagi hari itu, saya tinggal ke WC, yach mungkin karena makan Nasi Pecel tadi pagi, kebiasaan saya memang jarang sarapan jadi sekali sarapan efeknya memang banyak, seperti gangguan perut ringan dan ngantuk itu, ditambah dengan ruang kerja yang ber-AC walah walah walah…. ya sudah, saya mau selonjoran kaki dulu, mau micek dulu sebentar.. hoahem….. mau ngimpi ketemu Luna Maya walaupun sebentar saja.




    Leave a Reply

    Fill in your details below or click an icon to log in:

    WordPress.com Logo

    You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

    Google photo

    You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

    Twitter picture

    You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

    Facebook photo

    You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

    Connecting to %s



%d bloggers like this: