Hasrat

Ah,hasrat memang datangnya tidak diduga tidak dinyana. Datang seenak hati pergipun sesuka hati, sama kasus seperti saya ngetik blog ini, kalau pas ada hasrat / kemauan ya nulis, kalau ndak ada hasrat yo ndak nulis. Toh! dengan saya ndak nulis ngeblog hidup tetap jalan kan? cuman kans untuk menjadi seleb blog semakin kecil saja… ha ha ha ha ha ha… guyon guyon.. mana bisa saya menjadi seleb blog macam ndorokakung dan Paman Tyo yang suka ngegombal itu 🙂

Tapi sulit juga membedakan mana hasrat mana kalap? Tapi kalau anda masih bingung mungkin anda bisa mencoba bertanya kepada Kahlil Gibran

“…aku berkata bahwa hidup memang kegelapan, jika tanpa hasrat dan keinginan. Dan semua hasrat-keinginan adalah buta, jika tidak disertai pengetahuan. Dan segala pengetahuan adalah hampa, jika tidak diikuti pekerjaan. Dan setiap pekerjaan akan sia-sia, jika tidak disertai cinta. Bekerja dengan rasa cinta, berarti kalian sedang menyatukan diri dengan diri kalian sendiri, dengan diri-diri orang lain – dan kepada Allah.”

Kalau kalap mungkin pas sampeyan ndak makan seharian terus diundang ke pesta pernikahan teman yang kebetulan makan prasmanan …. slurp slurp slurp… mungkin itu definisi kalap secara nyata 🙂 *peace


  1. yang seleblogger sekaligus sebelblogger ya si ndoro bedhes itu. saya mah blogger biasa. 😀




Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s



%d bloggers like this: