Komentarmu Tentang bloQku

“Blog mu lucu!” – lempar kata teman saya disebelah – , “Lucu kenapa?” , “Lucu aja, gak ada bannernya! Gak ada Tag Cloudnya, minim aksesoris bling-bling .. udah gitu gak ada linknya kalo ceritain orang lain, pokoke lucu aja!” , “semprul kowe iku!” … yach tanggapan saya datar datar saja dan dingin dingin saja, lha karena memang AC diset Full Power pagi ini (menurut cewek cantik seksi bahenol rambut panjang yang masuk ke ruangan karena ada perlu untuk minta tolong nge-print dokumen penting “ruangan mu kayak surga, tenang… dingin… damai… sunyi… cuman satu aja, gak ada malaikatnya” Lah…….. pikir saya masih mending, ketimbang dibilang setan salah alamat / setan nyasar!  )

Diakhiri kata semprul itu dia berhenti dari komentarnya, cuman mesem ngguyu sendiri… cekikikan di hadapan komputer, saya tahu persis dia gak cekikikan dengan saya lagi, tapi saya juga gak tahu dia cekikikan dengan siapa? Tapi yang jelas mIRC dan YM / Pidgin atau apalah namanya untuk menyebut software perjodohan pertemanan itu memang lekat dan identik , bahkan harus ada wajib hukumnya di PC / laptop beliau.

Dalam hati saya tidak mengakhirinya, masih memikir-mikirkan kata kata diatas dari teman saya itu, yach… daripada dipikir sampe jerawatan atau paling parahnya bikin saya malas ngelakuin sesuatu , ato dikatakan sialnya bikin saya sakit? mending saya tulis saja curhat kalo boleh minjem istilah ABeGeh jaman sekarang disini.

Yach kadang saya nganggap banner itu bagus sebagai pelengkap anda ngeblog! tapi yo apa perlu?? macam BLOG INDONESIA , saya rasa saya ndak perlu masang itu disini, kenapa? Lha wong saya tiap hari nulis yo pake bahasa Indonesia! Mosok sampeyan gak tahu? Hayo ngaku! Tahu apa gak?? Jawab jujur! Bug…

Tentang Banner laennya?? ah saya gak usah angkat bicara saja, itukan hak pribadi mereka? Ya kan mbak Chiw Imudz 🙂 salah seorang Blogger Seribu / Sejuta Banner mau seribu kek.. sejuta kek… lagi lagi ini opini saya, dapat tempeleng kalo sampeyan ngengkel terus… hehehe menurut hemat saya 🙂

Kesimpulannya, sampai saat ini saya masih malas mau pake banner yang menunjukkan identitas saya / komunitas saya, tapi malas bukan berarti tidak mau kan? siapa tahu suatu hari nanti ada yang ngujuk2i mengajak-red saya untuk pasang banner? siapa tahu? tahu siapa? yach dipantau sajalah perkembangannya bukannya perubahan tak mesti buruk? toch… untuk menjadi lebih baik, perubahan adalah satu faktor yang penting? Bahkan beberapa ‘orang’ penting pun, membahas perubahan seperti ini

Oleh Sri Pannyavaro Mahathera:

  • Perubahan tidak bisa dihindari, akan berlaku dan akan terjadi pada segala sesuatu di alam semesta ini.
  • Menghindari perubahan yang terjadi merupakan penderitaan.
  • Diperlukan latihan untuk menerima perubahan, bukan hanya sebatas wacana.
  • Dengan dapat menerima perubahan, kita tidak akan menderita dan batin tidak menjadi “hancur”.

  1. Hmm …
    Tambah bagus sebetulnya … hanya mungkin bagi yang buta warna akan sulit untuk membedakan tulisan dan background .. ??

    j/k … 😀




Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s



%d bloggers like this: