Archive for April, 2008

Ini ada beberapa info unik seputar “image” Indonesia dalam pandangan industri film dunia, khususnya Hollywood, dan beberapa film luar lainnya yang pernah nyebutin Indonesia.
.
ALIAS (Season 1, Season 4/5, Serial TV)
.
Pernah salah satu episodenya (21) bersetting di Bali, di tengah kota Denpasar. Yang paling mirip sama Bali cuma pura sama cewe yang bawa buah di kepala. Ceritanya Sidney (Jen Garner)lagi nyamar jadi orang bali Continue Reading »

Dengan meningkatnya tingkat kriminalitas di ibukota dewasa ini, pemerintah Indonesia telah mengirimkan proposal penawaran kerja kepada sejumlah superhero dari negara paman Sam.

Proposal ini menawarkan suatu bentuk kerjasama dimana para superhero diminta kesediaannya untuk bekerja di Indonesia dalam kerjasama dengan Mabes Polri untuk memerangi kriminalitas yang marak terjadi di kota2 besar Indonesia , khususnya Jakarta .

Tetapi tidak diduga sejumlah besar superhero MENOLAK ajakan kerjasama ini. Berikut adalah alasan penolakan tersebut, yang mana membuat Indonesia TERSINGGUNG BERAT…. Continue Reading »

Kisah Nyata Jakarta

Tanpa disadari terkadang sikap apatis menyertai saat langkah kaki mengarungi tuk coba taklukkan ibukota negri ini. Semoga kita selalu diingatkan.

Sekedar berbagi cerita di forum orang orang super dalam keindahan hari ini :

Siang ini February 6, 2008 , tanpa sengaja ,saya bertemu dua manusia super. Mereka mahluk mahluk kecil , kurus ,kumal berbasuh keringat. Tepatnya diatas jembatan penyeberangan setia budi , dua sosok kecil berumur kira kira delapan tahun menjajakan tissue dengan wadah kantong plastik hitam.
Saat menyeberang untuk makan siang mereka menawari saya tissue diujung jembatan, dengan keangkuhan khas penduduk Jakarta saya hanya mengangkat tangan lebar lebar tanpa tersenyum yang dibalas dengan sopannya oleh mereka dengan ucapan “Terima kasih Oom !”. Saya masih tak menyadari kemuliaan mereka dan Cuma mulai membuka sedikit senyum seraya mengangguk kearah mereka.

Kaki – kaki kecil mereka menjelajah lajur lain diatas jembatan , menyapaseorang laki laki lain dengan tetap berpolah seorang anak kecil yang penuh keceriaan, laki laki itupun menolak dengan gaya yang sama dengan saya,lagi Continue Reading »

90/10

Oleh : STEPHEN COVEY

Bagaimana prinsip 90/10 itu ?

– 10% dari hidup anda terjadi karena apa yang langsung anda alami.
– 90% dari hidup anda ditentukan dari cara anda bereaksi.

Apa maksudnya ?
Anda tidak dapat mengendalikan 10% dari kondisi yang terjadi pada diri
anda.

Contohnya :
Anda tidak dapat menghindar dari kemacetan. Pesawat terlambat datang dan hal ini akan membuang seluruh schedule anda. Kemacetan telah menghambat seluruh rencana anda. Anda tidak dapat mengontrol kondisi 10% ini. Tetapi beda dengan 90% lainnya. Anda dapat mengontrol yang 90% ini. Bagaimana caranya ? …. Dari cara reaksi anda !! Anda tidak dapat mengontrol lampu merah, tetapi anda dapat mengontrol
reaksi anda.

Marilah kita lihat contoh dibawah ini :

Kondisi 1
Anda makan pagi dengan keluarga anda. Anak anda secara tidak sengaja menyenggol cangkir kopi minuman anda sehingga pakaian kerja anda tersiram kotor. Anda tidak dapat mengendalikan apa yang baru saja terjadi.
Reaksi anda :
Anda bentak anak anda karena telah menjatuhkan kopi ke pakaian anda. Anak anda akhirnya menangis. Setelah membentak, anda menoleh ke istri anda dan mengkritik karena telah menaruh cangkir pada posisi terlalu pinggir diujung meja.

Continue Reading »

Pulau Madura, pembangunan Madura, pejabat Madura, kiai Madura, bahkan seksualitas Madura, jarang disebut-sebut oleh media massa kita. Terus terang saya jadi kurang sreg. Bukan hanya karena watak budaya Madura termasuk saklek, efektif dan memiliki kecenderungan ‘anti eufimisme’ yang tinggi dan itu amat relevan dengan penyakit kebudayaan kita dewasa ini. Bukan pula sekadar karena berdirinya Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah dulu, kabarnya, berkat restu kiainya, Hasyim Asyhari dan Ahmad Dahlan di Sumenep, Madura. Tapi hobi orang Madura untuk mengucapkan ‘tidak tentu’ – yang mereka logatkan menjadi dak tentu – yang sungguh membuat saya jatuh hati. Dak tentu merupakan perwujudan dari kesadaran terhadap relativitas. Di dalam praktek, ungkapan tersebut merupakan bentuk kehati-hatian yang tinggi terhadap berbagai ketidakpastian hidup. Dengan bersikap dak tentu, mereka terjaga ditengah-tengah dua kutub nilai atau keadaan yang bisa menjebak. Kesadaran dak tentu membuat mereka tidak terlalu mabuk gembira jika memperoleh rezeki, serta tidak stress serius kalau ditimpa kemalangan.

Continue Reading »